🐻❄️ Kuliah Sambil Kerja Di Norwegia
Sekolahbahasa di Norwegia tersebar di banyak tempat tergantung dengan kebutuhan kita. Ada kursus privat 1-1 untuk memperlancar komunikasi, ada juga institusi resmi yang memberikan sertifikat setelah masa pembelajaran. Bagusnya, hampir semua institusi dan kursus privat menerapkan kelas dengan grup kecil yang hanya membatasi 8-10 orang saja.
PengalamanKerja di Australia. Kerja, Karir, Traveling, Tinggal dan menjadi pejuang Dollar di Australia.Mungkin aku gak bisa bantu dengan materi ke kalian, tapi info berharga ini semoga bisa menjadi kesempatan yang bisa mengubah hidup kalian.Well, biar makin tergiur, cek aja kalau Australia adalah salah satu negara dengan pemberi gaji tertinggi
Demibisa bertahan di kehidupan Norwegia maka Kamu perlu menghemat pengeluaran agar natinya masih bisa berjalan-jalan, sebaiknya ikuti tips berikut ini. 1. Masak sendiri Pastikan kamu membatasi makan di luar baik di restoran atau jajan di kaki lima. Memasak sendiri akan selalu lebih hemat dan sehat. 2. Menabung
Biayakuliah di Norwegia untuk siswa internasional: GRATIS - 900 NOK per semester . Biaya hidup mahasiswa di Norwegia: Biaya makan di kota Oslo : ± 180 NOK sekali makan di restoran murah, untuk itu mahasiswa yang kuliah di norwegia lebih sering masak di kos daripada makan di luar. Biaya Transportasi untuk sekali jalan : 36 - 42 NOK
NorwegiaTingkat pengangguran: 4.7% Penghasilan rata-rata: $5175 Norwegia adalah salah satu negara dengan populasi terbahagia di dunia. Banyak orang asing yang ingin tinggal dan bekerja di sini, dan mereka disambut dengan baik. 5. Jerman Tingkat pengangguran: 3.9% Penghasilan rata-rata: $3947
Magangdi Jerman - Tidak semua orang yang kuliah di luar negeri memiliki anggaran keuangan yang besar, beberapa bahkan mencari beasiswa agar bisa membantu perkuliahannya dengan lancar. Beberapa yang lain mungkin memiliki tabungan yang banyak atau dana pendidikan berlimpah dari orang tua. Tapi tak sedikit juga yang berkuliah di luar negeri sambil bekerja untuk menambah penghasilan dan juga
Mengapa karena ekspektasi host family saya yang masih menginginkan saya bekerja full time selama 30 jam per minggu - meskipun student job di Norwegia hanya diperbolehkan bekerja maksimal 20 jam per minggu. Saya dan keluarga Norwegia ini tentu saja sudah duduk satu meja dan membahas masalah ini jauh sebelum saya diterima kuliah.
DiOslo Anda bahkan bisa menikmati pemandangan alat fjord. 10 Pemandangan Ibu Kota Norwegia yang Menakjubkan. Lalu, mana sajakah pemandangan menakjubkan yang tidak boleh dilewatkan di Ibu Kota Norwegia? Berikut ini adalah ulasannya. 1. Ekeberg Park. Berada di bagian timur kota Oslo, taman ini memiliki suasana alam yang sangat kental.
Octoberis less than a month a way dan bagi kalian yang tertarik kuliah di Norwegia, berikut 10 tips yang perlu dibaca sebelum siap mengirimkan semua dokumen! 1. Tentukan jurusan yang betul-betul ingin kamu pelajari Meskipun jurusannya mirip-mirip, tapi tiap kampus di Norwegia punya kurikulum yang tidak sama.
. Pawai masyarakat di depan istana raja Norwegia pada perayaan hari konstitusi 18 Mei untuk memperingati lepasnya Norwegia dari kekuasaan Swedia Di antara para pelajar Indonesia yang berkuliah ke luar negeri, tentunya ada beberapa orang yang memiliki motivasi agar dapat melanjutkan dengan bekerja di luar negeri. Saya pribadi adalah salah satunya, dan Alhamdulillah, setelah saya menyelesaikan studi S2 pada tahun 2013 dari Ecole des Mines de Nantes Prancis, saya berhasil meneruskan perjalanan saya di Eropa dengan bekerja di sebuah perusahaan di bidang engineering di Norwegia. Berbagai pengalaman dan wawasan menarik saya dapatkan di sini karena tentunya tantangan yang dihadapi di dunia kerja berbeda dari dunia pelajar. Selain itu, Norwegia sebagai salah satu negara Skandinavia memiliki budaya yang juga sangat berbeda dengan Prancis tempat saya studi S2 dulu. Nah, mungkin ada teman-teman yang penasaran bagaimana sih, rasanya bekerja di Norwegia? Mari simak cerita saya berikut ini. Rutinitas Harian Saya tinggal di kota Oslo yang merupakan ibu kota dari Norwegia, namun lokasi kantor saya berada di kota Asker yang berjarak 25 km di sebelah barat dari Oslo. Setiap pagi saya naik bus dan kereta untuk pergi ke kantor dengan total waktu perjalanan 1 jam. Jam kantor di sini biasanya dimulai pada pukul 8 pagi sampai dengan pukul 4 sore, tetapi ada kebebasan flexi time untuk datang lebih siang atau lebih pagi dengan syarat jam kerja minimal 8 jam terpenuhi. Jadwal makan beberapa jam lebih awal, contohnya istirahat makan siang dimulai pada pukul 11 dengan durasi 30 menit,dan bahkan makan malam pun biasanya dilakukan pada pukul 5 sore. Berbeda dengan pengalaman saya bekerja di Jakarta dulu yang biasanya orang baru keluar kantor di atas jam 7 malam, kalau di Norwegia sangatlah lumrah untuk teng-go!’ alias langsung pulang pada pukul 4 sore. Salah satu alasannya terkait jadwal makan malam yang dimulai pada pukul 5 sore, danhampir tidak ada rumah tangga yang memiliki ART dan kebanyakan kedua orang tua bekerja, jadi mereka harus segera pulang ke rumah untuk menyiapkan makanan untuk anak-anaknya. Peran saya di kantor adalah sebagai seorang Business Development Engineer atau istilah lainnya Sales Engineer. Perusahaan tempat saya bekerja membuat rancangan dan desain untuk berbagai peralatan gas untuk aplikasi di kapal gas carrier maupun untuk kilang pencairan gas di darat LNG plant. Bersama tim di kantor, kami menyiapkan rancangan teknis untuk sebuah proyek dan juga membuat penawaran harga dan kontrak kerja. Saya sangat bersyukur karena bisa terlibat langsung di dapur’ perusahaan berbasis teknologi, karena saya jadi bisa mengamati langsung bagaimana proses inovasi teknologi secara riil itu berjalan. Dulu, hal tersebut pertama kali saya peroleh sebagai materi kuliah di jurusan Teknik Industri ITB. Jadi saya senang karena kini saya dapat memanfaatkan ilmu yang saya peroleh dari S2 saya di Perancis maupun dari S1 saya di Indonesia. Penjualan perusahaan kami 90% bersifat ekspor. Ya, karena tidak banyak di dunia yang menguasai teknologi cryogenic gas handling maka saya pun berkesempatan untuk berinteraksi dengan client mancanegara. Selain pemahaman teknis akan produk yang dijual, kemampuan berkomunikasi menjadi salah satu kunci dalam menjalankan pekerjaan ini. Oleh karena itu, secara sengaja perusahaan menugaskan saya untuk mengurus prospek-prospek yang terkait dengan Asia Tenggara dan Indonesia. Tetapi, bukan berarti saya cuma dimanfaatkan karena latar belakang negara kewarganegaraan saya lho. Malahan, 80% dari waktu saya dipakai untuk bekerja dengan client yang berasal dari Eropa seperti Belanda, Jerman, Swedia, Finlandia, Prancis, dan negara-negara lainnya. Mayoritas interaksi dilakukan melalui telepon dan e-mail, tetapi cukup banyak juga perjalanan bisnis untuk bertemu langsung dengan mereka. Perjalanan lain yang saya lakukan juga terkadang untuk mengikuti konferensi atau expo. Meskipun melelahkan, menariknya saya jadi dapat mengunjungi banyak negara dan kota berbeda secara gratis! Suasana dalam kereta di pagi hari, cukup berdesakan karena banyak orang pergi menuju tempat kerja masing-masing Norwegia adalah negara yang cukup terbuka untuk pekerja asing. Terutama di bidang engineering, tidak ada kewajiban untuk menguasai bahasa Norwegia karena komunikasi di kantor selalu menggunakan bahasa Inggris. Saya pun meski sudah 2 tahun tinggal di sini masih belum lancar berbahasa Norwegia Norsk walaupun pernah mengikuti les bahasa yang diberikan di kantor. Penyebabnya lebih karena kurangnya waktu untuk praktek ketimbang karena tingkat kesulitan bahasanya. Di kehidupan sehari-hari pun orang Norwegia sudah biasa bercakap dengan bahasa Inggris dengan orang asing. Ini adalah hal yang bertolakbelakang dengan kondisi di Prancis dulu. Perbedaan lain dengan Prancis yang didominasi oleh pelajarnya, justru di Norwegia lebih banyak orang Indonesia yang datang untuk bekerja ketimbang menjadi halnya di kantor saya, saat ini saya adalah satu-satunya orang Indonesia dan banyak teman kerja yang berasal dari Iran, Portugal, Prancis, Polandia, India, Jerman, dan lainnya. Suasana di kantor sangat bervariasi karena saat ini di kantor saya terdapat sekitar 30 warga negara yang berbeda. Hal ini memberikan saya kesempatan untuk bergaul dan mengetahui kebudayaan dari berbagai bangsa selain Norwegia Ketika makan siang, topik-topik global pun meliputi percakapan kami, misalnya seperti krisis ekonomi di Yunani, saya pun jadi dapat mendengar penjelasan langsung dari teman yang orang Yunani. Yang Unik dan Asik di Norwegia Salah satu hal yang terbersit ketika mendengar nama Norwegia biasanya adalah ikan salmon. Di sini memang ikan salmon sangat banyak sampai-sampai harganya pun lebih murah dari daging ayam! Saya tinggal membeli di supermarket; apakah ingin salmon asap, filet salmon, atau salmon segar yang biasa dijadikan bahan membuat sashimi disebut “salma” di sini. Ketika ada kesempatan pulang ke Indonesia, salmon menjadi salah satu oleh-oleh andalan karena harganya yang tidak mahal dan cukup diminati keluarga di tanah air. Selain itu, olahraga ski juga identik dengan Norwegia yang berada dekat dengan kutub utara sehingga udaranya dingin dan banyak memiliki salju. Meskipun saya berasal dari negara tropis, saya menikmati olahraga ski ini dan tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang saya miliki saat ini. Yang betul-betul berkesan, akses ke arena ski sangat banyak dan mudah dicapai dengan kendaraan umum dengat cepat. Sehingga meskipun saya tinggal di perkotaan, cukup dengan naik bus atau kereta saya bisa mencapai trek yang ada di bukit, gunung, ataupun danau yang membeku. Saya pun tidak perlu membayar tarif tambahan untuk perjalanan ini karena sudah termasuk dalam tiket angkutan umum bulanan saya arena ski masih dalam wilayah kota Oslo. Arena untuk ski juga tersedia sangat banyak di Norwegia bahkan dengan jalan kaki dari kantor pun ada. Ski di malam hari tidak menjadi masalah karena disediakan lampu seperti lampu jalan raya di beberapa arena ski. Suasana di trek cross country ski di dalam hutan pinus Terkait pekerjaan, kondisi pegawai sangatlah diperhatikan di sini. Misalnya, meja kerja kami dilengkapi dengan 2 monitor besar agar leher dan mata tidak pegal. Setiap hari selasa, kamis dan jumat ada ahli pijat yang datang ke kantor untuk memberikan perawatan. Biaya pijat disubsidi kantor dan bahkan ada ruang pijat khusus selain gym dengan peralatan secukupnya. Bagi pegawai perempuan, terdapat hak cuti melahirkan yang panjangnya sampai 1 tahun. Bayangkan selama cuti yang lama tersebut, gaji akan tetap dibayarkan! Betapa kondisi yang diidamkan. Perlu diketahui segala fasilitas ini ada karena arahan dari pemerintah negaranya,dantentunya tidak semerta-merta gratis karena sebetulnya pajak di Norwegia sangat besar;minimal mencapai 35% dari pendapatan yang ditarik, dikelola untuk dimanfaatkan bagi kesejahtereaan warganya kembali. Proses Mendapatkan Kerja Di program saya berkuliah di Ecole des Mines de Nantes, di semester terakhir para mahasiwa diwajibkan untuk magang di perusahaan sambil mengerjakan tesis. Nah, di antara beberapa tempat yang saya incar untuk magang, akhirnya yang memberikan saya kesempatan adalah perusahaan tempat saya bekerja sekarang ini. Momen ketika magang inilah yang dulu saya manfaatkan sebaik mungkin untuk mendapatkan tawaran kerja. Meski berstatus pelajar dan magang tanpa bayaran, tetapi saya tunjukkan kerja keras dan berikan karya terbaik. Alhasil, ketika itu saya berhasil meyakinkan manajer dan direktur di perusahaan untuk memberikan saya tawaran bekerja. Tidak semuanya berjalan mulus sih, salah satu kendala yang saya alami adalah terkait visa. Untuk dapat bekerja di luar negeri, kita memerlukan visa khusus, danpada kasus saya, proses pembuatan visa kerja ini memakan waktu 6 bulan. Karena menunggu kabar visa yang sangat lama saya pun sempat cemas apakah saya akhirnya dapat bekerja di Norwegia atau tidak. Ketika itu, saya menunggu sambil mencari kerja juga di Indonesia. Hal ini pun bukanlah perkara mudah walaupun saya berbekal ijazah S2 dari Perancis. Setelah lebih dari empat bulan menganggur, yang kembali memberikan saya semangat saat itu adalah seorang kenalan yang menawarkan saya untuk membantu-bantu di perusahannya. Tidak lama kemudian saya terima kabar baik bahwa visa saya telah disetujui dan saya pun langsung cepat-cepat mempersiapkan keberangkatan ke Norwegia. Kini hari-hari saya bekerja di luar negeri tentunya penuh dengan berbagai tantangan dan pelajaran hidup yang tidak mudah. Saya berharap dengan menulis, bisa membantu membangkitkan semangat teman-teman yang sedang mempersiapkan diri atau bertanya-tanya mengenai apa sajakah manfaat dari kuliah ke luar negeri atau bagaimana sih kira-kira juntrungannya setelah lulus nanti. Tulisan ini juga saya buat sebagai wujud rasa syukur saya kepada Allah SWT yang telah memberikan pengalaman yang sangat berharga untuk hidup saya. Mudah-mudahan cerita singkat ini bisa menghibur dan menambah wawasan teman-teman pembaca. Terimakasih! Pawai masyarakat di depan istana raja Norwegia pada perayaan hari konstitusi 18 Mei untuk memperingati lepasnya Norwegia dari kekuasaan Swedia Images courtesy of Syawalianto Rahmaputro
Tahun ajaran baru untuk semester musim gugur hampir tiba dan Norwegia akan menyambut ribuan mahasiswa internasional lagi untuk berkuliah. Meskipun tahun ini sedikit spesial karena banyak kampus menerapkan kelas online di semester pertama, namun karena perbatasan negara juga sudah mulai dibuka untuk kawasan Eropa, bisa dipastikan banyak mahasiswa dari negara sekitar mempertimbangkan untuk datang dan mengikuti kelas on campus ketimbang satu hal yang bisa dilakukan mahasiswa asing saat berkuliah di luar negeri adalah mencari penghasilan tambahan lewat kerja paruh waktu atau student job. Apalagi bagi mahasiswa yang harus menghidupi diri sendiri dari uang pribadi, bukan dari dana beasiswa, hidup di negara mahal seperti Norwegia pasti jadi tantangan berat. Namun selain alasan utama finansial, kerja tambahan di luar sebetulnya bisa juga jadi ajang bersosialisasi, mencari koneksi, memahami kultur kerja setempat, serta mengasah kemampuan bahasa bagaimana kita sebagai orang Indonesia yang berniat kuliah di Norwegia dengan biaya sendiri, apakah memungkinkan cari kerja tanpa bisa bahasa Norwegia? Jika ya, dimana mencari lowongan kerjanya? Apakah gaji yang diterima betul-betul bisa mencukupi kehidupan? Cek detailnya di postingan ini!Sebagai mahasiswa internasional di Norwegia, kita punya hak untuk bekerja paruh waktu maksimal 20 jam per minggu dan purna waktu 37,5-40 jam per minggu saat libur. Mengapa dibatasi hanya 20 jam per minggu, karena tugas utama kita adalah belajar. Dengan asumsi gaji minimal, kerja selama 80 jam per bulan pun sudah cukup untuk menopang biaya hidup kita setiap bulan. Lagipula izin tinggal belajar yang kita pegang hanya berlaku selama satu tahun. Jika ingin diperbarui di tahun kedua, kita wajib menyertakan progress report dari kampus sebagai laporan ke pihak imigrasi apakah kita masih direkomendasikan atau dilarang untuk bekerja. Ada banyak kejadian mahasiswa asing yang keasikan bekerja dan cari uang, sampai lupa tugas utamanya belajar. Nilai berjatuhan hingga akhirnya hak kerja pun dipangkas tak sampai 20 jam per apakah memungkinkan dapat kerja di Norwegia hanya dengan modal bahasa Inggris saja? Jawabannya, sangat memungkinkan! Ada banyak pekerjaan yang tidak butuh kemampuan bahasa Norwegia sama sekali, meskipun kesempatannya juga sangat kecil. Mengapa, karena orang Norwegianya sendiri sangat fasih bahasa Inggris dan mahasiswa asing yang bisa bahasa Inggris tidak cuma kita seorang. Makanya jangan sedih jika di awal-awal cari kerja kita harus banyak menerima penolakan terlebih dahulu. Perlu diperhatikan juga bahwa cari kerja di kota besar seperti Oslo dan Trondheim tentunya lebih sulit meskipun lapangan pekerjaannya juga lebih banyak ketimbang kota kecil pekerjaan paruh waktu bagi mahasiswaBerikut adalah daftar pekerjaan yang cocok untuk orang Indonesia dan tidak membutuhkan kemampuan bahasa Norwegia sama sekaliDelivery person/supir hanya untuk kalian yang punya SIM dan mobil. Biasanya sering dipekerjakan untuk mengantar pesan-antar makanan dari restoran ke Oslo City Bikes dan skuter juga hanya untuk kalian yang punya SIM dan bersedia menyewa mobil. Di musim panas, Oslo menyediakan sepeda kota dan skuter yang bisa digunakan oleh warganya, namun harus diangkut dan di-charge kembali saat malam hari. Ada banyak pelajar yang bekerja sama mengangkut skuter di pinggir jalan untuk di-charge di rumah, lalu dikembalikan lagi ke park station atau di gudang kerjanya cukup demanding karena memerlukan fisik yang kuat dan koran dan iklan kerja biasanya dimulai di malam hari sampai ke fajar dengan menarik gerobak berisi koran untuk diantarkan ke dog walker, babysitting anak, atau cleaning lady yang jam kerjanya 8-10 jam per musiman di perkebunan cocok bagi yang tertarik jadi pemetik stroberi atau sayuran saat musim panas, meskipun kerjanya sendiri lumayan berat dimulai dari jam 4 pagi sampai 10 pagi atau 12 malam/bar/kafetaria tidak semua tempat ini menerima English speakers, namun restoran Asia yang pemiliknya bukan orang Norwegia asli biasanya cukup terbuka untuk CV drop. Apalagi jika pekerjaannya memang hanya terpusat di dapur sebagai diswasher girl/guy atau runner pengantar makanan IT ada banyak juga tempat magang berbayar atau pekerjaan paruh waktu di industri software atau engineering yang sama sekali tidak butuh bahasa Norwegia karena memang kerjanya pun menggunakan bahasa pekerjaan pabrik yang tugas utamanya mengepak makanan, buku, atau membersihkan asisten profesor atau asisten researcher di kampus kerja hanya berdasarkan kontrak, meskipun untuk dapat posisi ini kalian juga harus punya nilai yang adalah daftar pekerjaan yang bisa dilirik kalau kalian sudah menguasai bahasa Norwegia seminimalnya level A2-B2 dan sudah pernah punya pengalaman kerja sebelumnyaRestoran/klub malam/bar/kafetaria karena ingin punya relasi dan komunikasi yang baik dengan pelanggan, banyak sekali tempat makan yang hanya tertarik mempekerjakan para pelayan yang bisa berbahasa Norwegia serta punya pengalaman jadi pelayan 1-2 hotel yang tertarik kerja shift malam, banyak hotel di Norwegia juga sangat tertarik mempekerjakan para pelajar asing yang punya kemampuan bahasa lokal cukup baik untuk berkomunikasi dengan lady dari agensi Meskipun kalian pikir ini hanya jenis pekerjaan bersih-bersih biasa, tapi beberapa cleaning company justru sangat profesional dan lebih mengutamakan para pekerja yang setidaknya menguasai salah satu bahasa Skandinavia. Mengapa, karena tak semua pelanggan juga nyaman selalu menjelaskan daftar kerja dalam bahasa toko kalau yang ini tentu saja harus bisa bahasa Norwegia karena untuk memahami stok makanan atau barang yang semuanya berbahasa lokal juga akan memusingkan kalau hanya tahu bahasa assistant/pekerja di bidang kesehatan biasanya bertugas saat pagi atau malam hari menjadi asisten orang tua atau kaum disabilitas dalam rutinitas sehari-hari di rumah mereka atau di guru TK minimal bahasa Norwegia level B2 yang harus dibuktikan dengan sertifikat lulus ujian kantoran saya yakin sekali ada banyak pelajar Indonesia yang mungkin 'alergi' jadi cleaning lady atau pelayan restoran, tapi inginnya kerja di kantoran. No worry, kalau memang bahasa Norwegia mu sudah menjangkau level profesional dan cas cis cus bisa diajak meeting bersama, saya sangat menyarankan cari saja kerja paruh waktu yang sesuai dengan jurusan kuliah yang sedang dilihat, jenis pekerjaan low-skilled di Norwegia cukup banyak tersedia bagi yang sama sekali tak bisa bahasa setempat. Tapi hati-hati, justru pekerjaan tersebut juga banyak peminatnya serta tak semua lowongan akan dipublikasikan ke umum. Lagipula saingan kita juga tak hanya para pelajar asing, tapi juga imigran dari Eropa Timur yang bersedia kerja apa saja, serta imigran dari Swedia yang menang lebih banyak karena bahasa lisannya mirip bahasa juga Berburu 'Student Job' Tanpa Lelah Bagian 1Sebagai tambahan, di Norwegia juga punya beberapa bentuk posisi yang sebaiknya dipahami terlebih masa percobaan di awal setelah proses wawancara untuk mengecek apakah kita memang kandidat yang layak mendapatkan posisi tersebut. Prøvevakt ini biasanya berlangsung selama 1-14 hari tergantung si pemberi kerja. Setelah proses evaluasi, pemberi kerja akan melihat apakah kita berhak mendapatkan posisi trial di tempat tersebut yang waktunya berkisar 3-6 bulan. Tapi tenang saja, saat trial ini kita tetap mendapatkan upah minimum, artinya pegawai tetap, dimana setelah melewati masa percobaan 3-6 bulan, posisi kita lagi-lagi akan dievaluasi. Kalau selama masa trial kita dianggap kompeten untuk bekerja dalam waktu jangka panjang, kita akan diangkat menjadi pegawai tetap yang biasanya menjadi starting point kenaikkan part-time alias paruh waktu yang persentase kerjanya 10-70% dengan waktu kerja maksimum 25-28 jam per full-time atau purna waktu dengan persentase kerja >80% dengan waktu kerja minimal 30 jam dari total 37,5-40 jam per posisi pengganti atau hanya bekerja ketika ada yang sakit atau absen saja. Jadi ibaratnya kalau dibutuhkan, kita baru akan pekerjaan musiman misalnya jadi pemetik stroberi di kebun saat musim bekerja hanya sesuai kontrak, entah 1-2 tahun tanpa tahu apakah masih bisa diperpanjang atau tidak caranya mencari pekerjaan tersebut?Untuk cari kerja paruh waktu di Norwegia, berikut cara yang bisa kalian lakukan1. Cari lowongan dari situs pencarian kerjaDi Norwegia, dua situs terbesar untuk cari lowongan kerja adalah NAV dan Finn. Lalu beberapa situs lainnya adalah Indeed, Jooble, dan agensi rekrutmen seperti Adecco, Academic Work, atau Manpower. Bagi yang tertarik kerja atau magang di perusahaan startup, Startupmatcher dan Hub adalah yang paling direkomendasikan. Karena hampir semua situs-situs ini menggunakan bahasa lokal, jangan terlalu berharap ada banyak lowongan dengan kualifikasi lancar berbahasa Inggris tidak banyak, namun beberapa lowongan kerja paruh waktu yang sifatnya profesional juga sering dipublikasikan lewat LinkedIn. Ketimbang eksis dan semakin banyak menambah teman di Facebook, orang-orang Norwegia cenderung lebih suka LinkedIn untuk menambah koneksi, tahu berita terbaru, sekalian cari-cari lowongan kerja. Jadi kalau di Indonesia kita tak terlalu butuh LinkedIn untuk memamerkan deretan pengalaman kerja, sesampainya di Norwegia saya sangat menyarankan kalian buat akun LinkedIn dan mulai aktif mencari koneksi di yang masih punya Facebook, silakan bergabung di grup seperti Jobs in Oslo, Small Jobs in Oslo, atau Jobber i Norge/Oslo Jobs in Norway. Grup seperti ini seringkali digunakan oleh anggota grup untuk menawarkan kerja yang sifatnya lebih banyak paruh waktu seperti pekerja bangunan, pelayan restoran, cleaning, atau bantu-bantu KoneksiHere you go, the power of 'orang dalam' juga sangat berlaku di Norwegia! Meskipun lebih mirip nepotisme, tapi tujuan para pemberi kerja ini lebih kepada trust dan laziness. Trust, karena dianggap mempekerjakan para kerabat dan kenalan lebih efisien tanpa perlu ragu siapa mereka. Contohnya, saya salah satu pegawai di toko B. Suatu kali bos saya mengumumkan bahwa sedang butuh orang untuk mengisi posisi kasir. Prioritas yang dicari tentu saja adalah kenalan para pegawainya terlebih dulu. Karena saya yang membawa kalian, si bos lebih percaya karena saya adalah pegawainya dan orang yang saya bawa ini bisa dipertanggungjawabkan ketimbang harus wawancara a completely new stranger lebih sisi lain, para pemberi kerja ini memang pada dasarnya malas mencari orang baru karena proses rekrutmen yang panjang. Dimulai dari publikasi lowongan kerja, seleksi CV, panggilan wawancara, sampai ke bagian keputusan. Sudah diterima, belum tentu juga pegawai baru tersebut mampu bekerja seperti kompetensi yang tercetak di dari itu, sangat disarankan bertanya ke teman sekelas, pacar, kenalan, ibunya pacar, profesor di kampus, atau siapapun yang ada di sekitar kita jika mereka sempat mendengar beberapa lowongan kerja. Memang tidak 100% cara ini akan menjamin kita dapat pekerjaan, tapi setidaknya mampu membawa kita closer to the consideration ketimbang melamar sendiri tanpa kenalan siapapun. Contohnya juga, mungkin bisa bertanya ke beberapa kenalan orang Indonesia di Norwegia yang mungkin saja butuh nanny atau cleaning lady untuk bantu-bantu di Door-to-doorMeskipun harus tahan banting, tak gentar menerima penolakan di depan, serta tak peduli seberapa banyak lamaran kerja yang akan dicetak dan dibuang setelahnya, tapi cara satu ini dipercaya cukup ampuh dipakai oleh para mahasiswa asing yang cari kerja tapi belum lancar bahasa Norwegia. Caranya, cetak CV dan surat lamaran kerja, lalu keliling door-to-door restoran, kafe, toko, atau bar untuk mengantarkan lamaran. Tanyakan terlebih dahulu ke manager atau pemilik apakah mereka sedang butuh pegawai baru. Kalau memang tidak, tanyakan lagi apakah mereka bersedia jika kamu meninggalkan CV di tempat tersebut. Banyak tempat di Norwegia sebetulnya hanya menerima aplikasi lamaran lewat internet dan tidak menerima CV drop sama sekali. Seorang teman juga pernah cerita bahwa bar tempatnya bekerja selalu membuang CV drop ke tempat sampah saking banyaknya para pencari kerja yang tiba-tiba datang menanyakan memang ingin menggunakan cara ini, saya sarankan observasi terlebih dahulu tempat yang akan kalian datangi. Restoran mewah, bagus, yang rata-rata dikelola orang Norwegia, kebanyakan hanya mempublikasikan lowongan kerja lewat internet. Sementara kafe kecil, restoran-restoran Asia misalnya restoran India atau Kebab, atau toko yang pemiliknya bukan orang Norwegia, biasanya lebih open dengan CV Web walkingKetimbang cara di atas, sebetulnya saya lebih menyukai web walking. Kamu hanya perlu mengunjungi satu-satu situs atau laman Facebook restoran, toko, atau tempat yang menarik dan cari informasi mengenai lowongan pekerjaan di sana. Ada banyak sekali restoran dan toko yang sebetulnya mempublikasi lowongan kerja langsung melalui situs mereka, ketimbang lewat situs semacam Finn atau NAV. Kalau memang sedang tak ada lowongan, ada juga yang tetap menerima open jadi cleaning lady misalnya, kamu hanya perlu mencari kata kunci di Google untuk perusahaan jasa cleaning lalu akan muncul semua nama perusahaan yang ada di Norwegia. Buka situs tersebut satu-satu dan cari bagian 'ledige stillinger' atau 'jobb hos oss' atau opsi karir dan sejenisnya. Kalau memang belum bisa bahasa Norwegia sama sekali, aktifkan Google Translator di browser untuk mempermudah memahami gajinya cukup?Sebagai mahasiswa asing, imigrasi setempat mewajibkan kita memiliki kemampuan finansial sebesar NOK atau sekitar IDR 198 juta selama satu tahun untuk tahun ajar 2019/2020. Yakinlah, setiap tahun biaya ini akan naik NOK 1000-2000 lebih mahal karena memang harga barang di Norwegia juga setiap tahunnya akan naik. Dari jumlah tersebut, bisa dikatakan bahwa setiap bulan kita diwajibkan memiliki seminimal-minimalnya NOK sekitar IDR 16 juta-an untuk mencukupi biaya akomodasi, makan, perlengkapan sekolah, serta biaya tak terduga ini sebetulnya super minimal yang mana kalian akan hidup sangat frugal, terutama di kota besar seperti Oslo. Tapi karena memang kehidupan mahasiswa kebanyakan kere, hidup dengan uang saku sekitar NOK sudah sangat lumayan asal mau berhemat dan tahu caranya menyiasati biaya hidup Norwegia yang mahal. Secara hitungan kasar, biaya hidup mahasiswa asing di Norwegia berkisar antara NOK per bulan dan pendapatan dari kerja paruh waktu bisa menutupi biaya hidup ini di awal-awal. Gaji yang diterima juga sangat bergantung dengan kesepakatan antara kita dan pemberi kerja serta pengalaman kerja kita sebelumnya, meskipun beberapa industri sudah ditentukan berapa gaji minimum yang harus diberikan bagi pegawai di atas usia 20 tahun. Untuk lebih lengkapnya mengecek berapa gaji minimum beberapa industri di Norwegia, silakan mengecek situs mari contohkan saja jika kita bekerja sebagai pelayan restoran. Di Norwegia, gaji minimum pelayan adalah NOK 167,9 per jam. Jika dalam satu bulan kita bekerja selama 80 jam, maka gaji kotor yang kita terima adalah NOK 167,9 x 80 = NOK jangan lupa juga di Norwegia ini setiap pegawai harus membayar pajak jika gaji per tahunnya melebihi NOK Soal pajak ini juga tidak akan pernah sama antara satu orang dan lainnya. Tapi kisaran pajak untuk pegawai dengan posisi paruh waktu biasanya 20-28% per bulan. Tapi tentu saja, semakin besar pendapatan, semakin besar juga pajak yang harus kita bayar. Jadi anggap saja pajak pendapatan kita adalah 20%, maka gaji bersih yang kita terima adalah NOK sekitar IDR 17 juta-an.Di Norwegia, kita hanya membayar pajak setengahnya di bulan November atau Desember karena menyambut Natal, dan bebas pajak di bulan Juni. Kalaupun memang pajak yang selalu kita bayar terlalu banyak, setiap tahun di bulan April kantor pajak juga akan mengembalikan uangnya ke rekening kita. Tambahan lain, gaji minimum tersebut biasanya berlaku 3-6 bulan di awal kita bekerja saat masih di posisi trial. Kalau sudah jadi fast ansatt atau pegawai tetap, gaji yang akan kita terima juga semakin naik. So, be ready to suffer in the yang perlu dipersiapkan saat melamar kerja?Cari kerja di Norwegia itu sangat simpel dan tanpa ribet. Banyak aplikasi lamaran dikirim online yang mana kita hanya butuh CV dan surat lamaran kerja. Saat dipanggil wawancara pun, kita tak perlu lagi datang membawa kopi dokumen karena manager atau HR punya printer sendiri untuk mencetak informasi tersebut. Beberapa pemberi kerja pun kadang hanya melihat surat lamaran sekilas lalu tak terlalu fokus mengecek data diri kita di CV saat yang harus dipersiapkan1. CV Curiculum Vitae atau resume Saya sarankan mengecek beberapa CV model Europass di internet yang cukup 1 lembar saja jika memang belum punya pengalaman di posisi yang akan dilamar. Kalau kesulitan cari template CV yang oke, silakan manfaatkan template gratis dari Canva. Sertakan juga hobi dan bahasa yang dikuasai untuk menjelaskan diri kita secara personal. Jangan lupa lampirkan foto menarik agar pemberi kerja setidaknya sedikit lebih tahu seperti apa kita. Maksudnya bukan ingin melihat si ini cantik atau ganteng, tapi lebih ke "bisakah saya membayangkan akan bekerja dengan orang ini setiap hari selama 365 hari?". Kira-kira Surat lamaran kerja atau cover letter atau søknadSelain CV, surat lamaran kerja adalah hal paling penting selanjutnya yang harus dilampirkan. Meskipun setelah berkali-kali dipanggil wawancara, saya sadar bahwa surat lamaran ini kadang sama sekali tak dibaca oleh si pemberi kerja. But yes, some do! So just write as best as we can!Contoh surat lamaran kerja ini juga lagi-lagi bisa dibaca di internet dan dicontek polanya. Kalau CV lebih menjelaskan tentang masa lalu atau what we have done, surat lamaran kerja ini harus menerangkan masa depan atau motivasi kerja serta what could we contribute in the future. Yang paling orang Norwegia rekomendasikan, surat lamaran kerja mesti menjelaskan apa motivasi kita ingin kerja di sana, siapa diri kita secara personal, apa yang suka kita lakukan di waktu senggang, serta apa kontribusi yang nantinya bisa kita berikan ke tempat tersebut. Tips lainnya, jika lowongan kerja dipublikasi dalam bahasa Norwegia, ada baiknya kita melampirkan CV dan surat lamaran berbahasa Norwegia juga. Begitu pun sebaliknya bila lowongan kerja dipublikasi dalam bahasa Inggris. Tapi kalau memang di awal-awal kita masih dalam proses belajar bahasa Norwegia, boleh juga melampirkan CV dalam bahasa Inggris namun surat lamaran kerja dalam bahasa Norwegia. Cek juga kualifikasi bahasa yang diwajibkan di lowongan, apakah jelas-jelas mereka butuh orang yang betul-betul fasih Norwegia atau bahasa Inggris pun cukup. Karena ada banyak pemberi kerja yang baru melihat CV kita berbahasa Inggris sedikit, langsung dibuang dan ditolak kerja di Norwegia meskipun sifatnya hanya paruh waktu, tidaklah semudah yang orang-orang pikirkan. Persaingan dari kanan kiri membuat job market di negara ini sangat kompetitif meski itu pekerjaan kasar layaknya cleaning lady sekali pun. Di awal-awal mungkin kalian harus siap menerima banyak penolakan sebelum akhirnya bisa tanda tangan kontrak. But just do your best and keep applying!Semoga informasi di atas bisa berguna bagi para mahasiswa Indonesia yang tertarik cari uang tambahan di Norwegia selagi masa studi, PLUS mungkin ada orang Indonesia yang kebetulan sedang tinggal di sini karena ikut keluarga dan tertarik kerja paruh waktu, detail di atas juga bisa dijadikan panduan. Silakan tinggalkan jejak di bawah kalau ada pertanyaan atau komentar lainnya!☺
Norwegia tidak memiliki portal aplikasi pusat. Sebagai gantinya, aplikasi diajukan ke masing-masing sekolah. Ini berarti bahwa persyaratan bervariasi dari sekolah ke sekolah dan program ke program. Anda harus memeriksa sebelum mendaftar. Temukan program Ingin belajar di Norwegia? Temukan & bandingkan program Cari Ini biasanya yang Anda perlukan untuk mendaftar ke sekolah-sekolah di Norwegia Formulir aplikasi yang telah diisi dari portal sekolah Salinan paspor Anda Salinan transkrip nilai Anda CV Anda. Anda mungkin juga perlu menyerahkan CV profesional untuk studi pascasarjana Bukti kemampuan bahasa Inggris Anda. Anda dapat mengetahui lebih lanjut tentang ini di sini Surat motivasi Dua surat rekomendasi Tidak semua kualifikasi internasional diakui di Norwegia. Jika demikian, Anda harus mengikuti ujian masuk. Anda dapat mengetahui lebih lanjut tentang ini di sini. Batas waktu pendaftaran bervariasi dari sekolah ke sekolah, tetapi Anda biasanya harus mengajukan aplikasi paling lambat bulan Februari sebelum Anda ingin memulai. Gambaran Norwegia dikenal sebagai Land of the Fjords. Tapi ada lebih banyak hal di negara ini selain keindahan alam. Bagian ini memberi Anda gambaran tentang bagaimana rasanya belajar di Norwegia. Belajarlah lagi Pendidikan di Norwegia Ingin mempelajari tentang cara kerja sistem pendidikan tinggi di Norwegia? Norwegia adalah tujuan populer bagi beragam siswa, mengingat programnya yang beragam, pendidikan gratis, serta budaya dan sejarahnya. Luangkan waktu sebentar untuk mengetahui lebih lanjut tentang struktur sistem pendidikan di Norwegia! Belajarlah lagi Visa & Izin Pelajar Apakah Anda memerlukan visa untuk masuk ke Norwegia untuk belajar? Pelajari lebih lanjut tentang proses visa pelajar, dan apa yang Anda butuhkan untuk memasuki negara tersebut, tergantung pada status warga negara Anda. Anda juga akan diminta untuk membawa dokumen-dokumen tertentu untuk Anda kontrol paspor di bandara, yang juga kami liput. Belajarlah lagi Perumahan & Biaya Hidup Norwegia dinilai lebih mahal dibandingkan negara lain di Eropa. Kami telah merinci biaya hidup dan perumahan rata-rata sehingga Anda dapat lebih memahami berapa yang akan Anda bayarkan sebagai siswa di Norwegia Belajarlah lagi Biaya Pendidikan & Beasiswa Biaya kuliah untuk program gelar di Norwegia dapat bervariasi. Namun secara umum pendidikan di perguruan tinggi negeri gratis bagi semua mahasiswanya. Untuk menutupi sisa biaya, ada banyak peluang beasiswa. Belajarlah lagi Bahasa & Budaya Cari tahu lebih lanjut tentang apa yang ditawarkan Norwegia dalam hal bahasa, budaya, masakan, dan banyak lagi! Belajarlah lagi Program Siap melihat pendidikan di Norwegia? Gunakan mesin pencari kami untuk menemukan dan membandingkan program-program populer di Norwegia. Belajarlah lagi
kuliah sambil kerja di norwegia